• 7 Cara Masturbasi Yang Salah Tetapi Kerap Dilaksanakan

    Masturbasi

    Masturbasi yaitu kegiatan seksual yang dijalankan seseorang guna menerima kepuasan seksual dengan cara menstimulasi zona peka atau organ intimnya dengan tangan sendiri. Cara halnya dengan penetrasi seksual, masturbasi lazimnya dijalankan hingga dirinya menempuh orgasme yang ditandai dengan ejakulasi.

    Cara Masturbasi Salah dan Kerap Dilaksanakan

    1. Terlalu tak jarang masturbasi tak gunakan pelumas

    Terlalu tak jarang seks solo tak akan mengancam kans Anda untuk mempunyai buah hati di kemudian hari. Tetapi, keseringan turun tangan dengan gerakan yang terlalu kencang bisa mengiritasi kulit organ intim.

    Struktur kulit kemaluan, entah itu Miss V atau penis, tidak banyak berbeda dengan kulit di kawasan tubuh lainnya, melainkan lebih peka kepada pergesekan. Dikala masturbasi dijalankan tanpa lubrikasi, jaringan kulit organ intim dapat memanas sampai menyebabkan lecet dan teriritasi, yang mungkin bisa berlanjut ke infeksi.

    2. Genggaman dan “Kocokan” Terlalu Kuat

    Hampir segala cara masturbasi akan melibatkan tarik, dorong, remas, dan goyangan. Tidak cuma untuk penis, ini juga termasuk masturbasi pada wanita yang memfokuskan konsentrasi untuk rangsang klitoris.

    Teknik klasik ini mungkin satu-satunya cara yang paling ampuh membawa orang-orang menuju klimaks yang diinginkan. Tetapi, bagus itu penis dan klitoris dirancang cuma untuk merespons gerakan naik-turun dan putar kanan-kiri yang minimalis. Profesi tangan yang berlebihan atau kasar bisa merusak kulit di zona genital (memar, lecet, kerusakan jaringan), terlebih kalau tak dibantu pelumas selama masturbasi. Energi yang berlebihan juga bisa menyebabkan ejakulasi terhambat, dalam sebagian kasus.

    Yang lebih mengerikannya lagi, penis dapat patah bila Anda terlalu kuat “mengocoknya”. Tak benar-benar patah terbelah dua sebab penis tak bertulang, melainkan lebih ke cedera imbas daya tangan yang berlebihan sehingga jaringan dalamnya pecah. Cedera ini betul-betul menyakitkan dan bisa menyebabkan penis bengkok diketahui sebagai Peyronie. Peyronie imbas masturbasi yang terlalu kuat adalah kondisi darurat medis yang tak jarang membutuhkan operasi.

    Masturbasi pada wanita yang terlalu kuat juga sama-sama dapat memunculkan pengaruh negatif. Rangsang klitoris dengan jari yaitu cara klasik nan unggulan untuk perempuan dapat menempuh orgasme yang diidamkan. Tetapi, apa yang mungkin Anda tak kenal yaitu, klitoris yang terus menerus distimulus bisa membengkak dan membikin Anda merasa sedikit tak nyaman, pun kadang-kadang terlalu sakit untuk melanjutkan onani.

    Sekiranya Anda mulai merasa terlalu peka, kurangi konsentrasi rangsangan pada satu spot dan gerakan yang itu-itu saja, dan alihkan perhatian sementara pada zona tubuh lainnya. Ada sejumlah cara yang berbeda untuk menstimulasi zona peka, mulai dari sentuhan lembut dengan satu jari, gerakan melingkar, menjentik perlahan, sampai pijatan yang lebih intens.

    3. Selalu Gunakan Tangan Yang Sama

    Menerapkan tangan yang sama tiap-tiap kali masturbasi mungkin lebih efisien, sebab kebanyakan orang cenderung loyal dengan teknik yang telah rupanya ampuh. Di sisi lain, mengerjakannya dengan tangan yang sama tiap-tiap waktu bisa menyebabkan dua situasi sulit tersendiri.

    Pertama, syaraf di organ intim menjadi betul-betul terbiasa dengan satu gerakan yang itu-itu saja sehingga tak lagi peka dalam merespons wujud rangsang lain, terlebih saat ketika bersama pasangan Anda. Kedua, trek syaraf dapat menjadi “kedaluwarsa”, dan lama-kelamaan penis atau Miss V mungkin tak lagi merespons sama sekali kadang disebut sebagai “sindrom genggaman maut (death grip syndrome).”

    Beralih tanganlah adakalanya, atau pakai cara rangsangan lain, yang bisa menolong menghilangkan situasi sulit ini. Mungkin tangan yang satunya bisa memberikan sensasi yang unik dan berbeda dari apa yang selama ini Anda rasakan.

    4. Masturbasi sambil telungkup

    Masturbasi tidak selamanya melibatkan kegiatan tangan. Sekiranya Anda berkeinginan mengerjakannya dalam mode hands-gratis, orgasme intens melalui seks solo dapat ditempuh dengan meringkuk telungkup di atas tumpukan selimut lembut atau bantalpun di lantai berkarpet sementara pinggul menunjang ke bawah. Tetapi ada risiko kesehatan dari cara ini, lebih-lebih untuk pria.

    Onani sambil telungkup bisa menempatkan bobot dan tekanan yang tak perlu-perlu sangat. Satu manuver keliru, dan penis ereksi dapat salah posisi tanpa Anda sadari, sehingga satu dorongan kencang dan kuat bisa merobek jaringan halus dan menyebabkan penis patah. Kultur ini lama-lama bisa memicu penumpukan plak, atau jaringan parut, pada penis.

    Menempuh klimaks dengan posisi ini juga bisa mengiritasi kulit penis sebab bahan kain yang menjadi alas Anda tak sehalus jaringan kulit. Masturbasi sambil meringkuk juga dapat melukai uretra dalam berjenis-jenis cara sehingga air kemih keluar dari penis tak dalam aliran lancar, melainkan layaknya semburan tidak terkontrol sehingga Anda mungkin tak lagi bisa mengaplikasikan urinoir dan seharusnya membuang air kecil sambil duduk.

    Di sisi lain, masturbasi pada wanita resmi-resmi saja untuk dijalankan sambil telungkup. Seumpama saja, Anda dapat menunggangi armrest sofa atau bantal yang cukup padat sebagai pelana untuk Anda menerima tekanan konstan pada klitoris.

    5. Salah Lubang “Penetrasi”

    Sebagian, cuma “putar-tarik-remas” tak cukup cakap membawa Anda menuju klimaks. Oleh sebab itu, banyak orang yang menyiasati hal ini dengan menjalankan simulasi mirip penetrasi dengan memasukkan penis ke lubang buatan. contohnya botol minuman beralkohol, cincin, atau pipa metal/PVC atau sebaliknya, memasukkan barang-barang ke dalam Miss V. contohnya timun, sisir, pun botol.

    Bagi pria, sebagian dari produk ini bisa mengembang saat mereka memanas sehingga memerangkap penis di dalamnya yang cuma bisa dilepas oleh seorang pakar bedah. Apabila dari produk ini juga cukup rapuh, dan saat mereka mengalami tekanan intens dari kontraksi otot Miss V, mereka dapat hancur menjadi pecahan yang tajam yang bisa merobek dan mencederai kulit dalam Miss V.

    Bukannya tak mungkin juga barang-barang ini jadi “terhisap” ke dalam Miss V dan terperangkap di dalamnya. Pernah dengar, kan, soal mati gancet? Hal yang sama juga dapat terjadi kalau Anda sembarangan memasukkan penis ke lubang yang tak sepatutnya.

    Sekiranya Anda mengharapkan simulasi penetrasi ketika masturbasi, tak ada salahnya untuk investasi kepada mainan seks. Ingat untuk pastikan tangan dan tiap-tiap benda yang Anda pakai untuk penetrasi telah disterilkan (sebelum dan setelah masturbasi). Jangan lupa juga untuk melapisinya dengan kondom lateks. Anda tentu tak berkeinginan menderita mengalami infeksi kuman atau Miss V lecet sesudah puas dengan sesi seks solo Anda.

    6. Memaksakan Onani Saat Sakit dan Sebelum Olahraga

    Ada hari-hari saat Anda merasa lelah atau tak nikmat badan namun Anda masih berkeinginan mencobanya; mungkin untuk sedikit mengoreksi mood. Memang, sih, mendongkrak mood dan menolong tidur lelap yaitu sebagian manfaat dari seks solo.

    Tetapi kalau Anda terlalu lelah, sebaiknya membolos dahulu saja. Tak cuma masturbasi akan membikin Anda kian kecapekan, orgasme bahkan susah tercapai sebagai imbas dari stres dan kelesuan tubuh yang bisa memicu keraguan seputar kesanggupan diri sendiri. Cara halnya dengan masturbasi sebelum berangkat nge-gym. Anda akan memerlukan segala testosteron Anda yang Anda miliki untuk membikin sesi latihan Anda lebih bertenaga.

    7. Terburu-buru Berkeinginan Orgasme

    Anda mungkin tidak sabaran berkeinginan mulai masturbasi untuk langsung orgasme dan seketika tidur. Tetapi kalau berkeinginan menerima kepuasan yang lebih optimal, ada satu jebakan yang seharusnya Anda hindari ialah mempertimbangkan gol bahwa Anda “seharusnya orgasme”. Cara berdaya upaya seperti ini justru dapat bikin stres berat, yang bisa menurunkan kans anda untuk benar-benar menempuh orgasme.

    Sebaliknya, cara yang lebih bagus untuk onani yaitu tak mempunyai tujuan. Anda seharusnya mengamati hal itu sebagai cara untuk bersantai sebentar demi memanjakan diri sendiri. Lebih bagus untuk mulai pelan dan berjenjang untuk membangun antisipasi demi pengalaman orgasme yang lebih kuat. Mulailah dengan pelan membelai, meraba paha hingga perut Anda dan tempat peka Anda. Cobalah untuk memperdengarkan tubuh Anda untuk mencari tahu di mana yang paling terasa nikmat ketika distimulus.

    Puting payudara Anda mungkin yaitu yang paling peka dan terasa menyenangkan untuk meraba, atau mungkin belakang kuping atau paha dalam. Kuncinya yaitu untuk terus bereksperimen dengan sentuhan dan dapatkan apa yang terbaik untuk Anda dan tubuh Anda.

    Jangan takut untuk berpetualang dan sekreatif dengan sesi seks solo Anda. melodi yang paling nyaman untuk Anda dan cobalah hal yang berbeda segala demi kepuasan! Terus goda zona peka Anda selama 1-2 menit sebelum kesudahannya menurunkan satu tangan ke arah selangkangan Anda.

    Pin It