• Dosis Alpostradil Untuk Orang Dewasa dan Anak

    Dosis Alpostradi

    Alpostradil merupakan jenis obat dari kelompok prostaglandin E1 yang pada umumnya digunakan untuk pria yang mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Selain itu, Alpostradil juga sering kali digunakan pada bayi yang baru lahir untuk meningkatkan aliran darah di dalam tubuh.

    Alprostadil ini bekerja dengan mengendurkan otot tertentu dalam penis dam memperlebar pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah menuju penis agar mencapai dan dapat mempertahankan ereksi. Biasanya obat ini mulai bekerja 5-20 menit setelah disuntikan hingga 60 menit. Gunakan obat ini jika diperlukan.

    Dosis Alprostadil Untuk Orang Dewasa

    Dosis untuk disfungsi ereksi intracavernous

    1 hingga 40 mikrogram (mcg) disuntikkan pada sisi penis diberikan mulai dari 5 hingga 10 detik. Dosis maksimumnya adalah tiga kali dalam seminggu, setidaknya berjarak lebih dari 24 jam dari setiap pemakaian.

    Dosis awal adalah 2.5 mcg, disuntikkan pada sisi penis. Jika ada sedikit respon dari dosis awal, dosis bisa ditingkatkan menjadi 5 mcg, hingga kemudian menjadi 5-10 mcg tiap pemberian dosis hingga produksi ereksi yang sesuai untuk hubungan seksual, selama maksimum satu jam, bisa tercapai.

    Jadi, penambahan dosis yang berlaku konsisten bergantung pada tanggapan ereksi yang terjadi. Bila tidak ada tanggapan dari pemberian dosis permulaan, karenanya dosis dapat ditambah hingga 7.5 mcg, hingga kemudian dosis menjadi 5-10 mcg.

    Selama periode 24 jam titrasi awal, dosis yang diberikan tidak boleh lebih dari dua kali.

    Dosis untuk disfungsi ereksi supositoria transurethral

    Dosis awal 125 atau 250 mcg dimasukkan melalui urethra. Dosis maksimum yang berikan adalah dua kali dalam kurun waktu 24 jam.

    Dosis Alprostadil Untuk Anak

    • Dosis permulaan: 0.05 hingga 0.1 mcg/kg/menit melewati infus IV yang secara terus-menerus
    • Dosis perawatan: 0.01 hingga 0.4 mcg/kg/menit infus IV yang secara terus-menerus

    Dosis Alprostadil Yang Tersedia

    • Suntikan, intravascular: 500 ug dalam 1 miliLiter
    • Supositoria, penile: 125 mcg, 250 mcg, 500 mcg, dan 1000 mcg

    Efek Samping:

    • Efek CNS (sakit kepala); Efek CV (kulit kemerahan, hipertensi, hipotensi, bradycardia, tachycardia, menghambat kardiak, edema)
    • Efek GI (diare)
    • Efek pernapasan (apnea)
    • Nyeri dan inflamasi di titik infus.

    Instruksi Khusus:

    Meningkatkan risiko hipotensi dengan pemberian obat hipertensif yang bersamaan.
    Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang telang mengalami infarksi kardiak atau hipotensi ortostatik

    Pin It