• Fase dan Tanda-tanda Penyebaran DBD

    Virus dengue disebarkan oleh infeksi gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk tersebut mendapatkan virus dengan menggiggit orang yang telah terinfeksi. Gejala perdarahan berlangsung setelah terjadi demam selama 3-7 hari. Demam tinggi berlangsung selama 5-6 hari (39-40 ̊C), lalu demam akan turun pada hari ketiga atau keempat namun setelah itu akan muncul lagi.

    Fase demam berdarah

    Ada tiga tahapan yang akan dilalui penderita demam berdarah, yaitu:

    1. Fase demam, kehadiran virus dalam aliran darah yang menyebabkan demam tinggi. Tingkat veremia dan demam biasanya erat mengikuti satu sama lain. Kehadiran virus dengue yang tertinggi ialah tiga atau empat hari setelah demam pertama muncul.
    2. Fase kritis, terdapat berbagai kebocoran plasma secara tiba-tiba ke dalam rongga pleura dan perut. Pasien menunjukkan tanda-tanda penyempitan intravaskuler, syok, atau pendarahan berat, dan harus segera di rawat di rumah sakit.
    3. Fase penyembuhan, kebocoran plasma berhenti, seiring dengan reabsorpsi plasma dan cairan. Indikator yang menunjukkan masuknya fase penyembuhan ialah kembalinya nafsu makan, stabilnya tanda-tanda vital (tekanan nadi melebar, denyut nadi teraba kuat), kadar hematokrit kembali normal, meningkatnya urin dan pemulihan ruam-ruam dengue (kulit kadang terasa gatal dan berbintik-bintik merah, dengan pulau-pulau bulat kecil yang tidak mempengaruhi kulit).

    Tanda-tanda Anda berada dalam fase kritis

    Demam kemungkinan akan menghilang dalam waktu 24 jam ke depan ketika terdapat tanda-tanda berikut:

    • New-onset leukopenia = rendahnya jumlah sel darah putih (leukosit) hanya memiliki WBC <5.000 sel/mm³ dibandingkan leukosit normal WBC 5.000-10.000 sel/mm³.
    • Limfositosis = peningkatan limfosit (salah satu jenis sel darah putih yang membantu sistem daya tahan tubuh).
    • Peningkatan limfosit atipik = peningkatan limfosit plasma biru (reaktif limfosit sebagai respon imun yang dapat menandakan adanya virus dan dapat diamati pada hapusan darah tepi).

    Menghilangnya demam menandakan bahwa pasien sedang memasuki fase kritis. Indikator yang menyatakan pasien telah memasuki fase kritis mencakup perubahan mendadak dari tinggi suhu 38°C ke suhu normal atau di bawah normal, trombositopenia/penurunan trombosit (≤100.000 sel/mm³) dengan kenaikan hematokrit (perbandingan sel darah merah dengan volume darah) yang meningkat (kenaikan ≥20% dari garis dasar), hipoalbuminemia (kekurangan albumin/protein) atau hipokolesterolemia (kolesterol yang melebihi kadar normal), efusi pleura (penumpukan cairan di dada) atau ascites (penumpukan cairan di perut) dan tanda-tanda syok. Fase kritis setelah/saat menurunnya demam dapat ketahui dengan tanda-tanda berikut:

    • Nyeri pada perut
    • Muntah terus-menerus
    • Akumulasi cairan klinis (efusi pleura atau ascites)
    • Pendarahan pada membran mukosa
    • Lesu dan gelisah
    • Pembengkakan hati (±2cm)
    • Peningkatan hematokrit bersamaan dengan menurunnya trombosit

    Untuk menghindari demam berdarah, yang harus kita lakukan adalah menghindari gigitan nyamuk pembawa virus dengue tersebut. Apa saja langkah-langkah yang bisa dilakukan?

    • Menggunakan baju berlengan panjang dan menutupi tubuh.
    • Menggunakan lotion anti nyamuk.
    • Menggunakan obat anti nyamuk bakar atau elektrik di dalam ruangan pada siang hari.
    • Pakaikan kelambu anti nyamuk pada bayi agar tidak tergigit nyamuk.
    • Pastikan tubuh Anda selalu fit, karena jika tubuh kurang fit maka akan lebih cepat terinfeksi gigitan nyamuk.
    Pin It