• Gejala Alergi Dingin Yang Dialami Saat Hamil

    Masa kehamilan bisa jadi merupakan masa-masa paling indah sekaligus berat bagi seorang calon ibu. Pasalnya, Anda harus menjaga perkembangan janin sekaligus melindungi diri dari berbagai gangguan kesehatan, tidak terkecuali alergi yang bisa muncul akibat cuaca buruk dan udara dingin. Agar momen kehamilan tidak terganggu, ada sejumlah cara mengatasi alergi dingin saat hamil yang bisa Anda lakukan.

    Gejala Alergi Dingin Saat Hamil

    Alergi merupakan satu dari sekian banyak kondisi kesehatan yang dapat terjadi saat Anda hamil. Mengutip informasi pada laman What to Expect, rata-rata 1 dari 4 wanita umumnya mengalami alergi selama masa kehamilan. Risiko alergi bahkan bisa lebih tinggi jika Anda memiliki riwayat kondisi ini dalam keluarga.

    Sebelum menerapkan cara mengatasi alergi dingin, pertama-tama Anda perlu mengenali gejalanya. Tanda-tanda alergi saat hamil umumnya menyerupai alergi rinitis atau hay fever, yaitu:

    • hidung tersumbat atau meler
    • batuk dan bersin
    • napas nyaring
    • sakit kepala
    • ruam pada kulit
    • telinga dan tenggorokan gatal
    • mata gatal dan berair

    Terkadang, hidung tersumbat bisa jadi hanyalah efek kehamilan dan bukan merupakan tanda alergi. Tingginya hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan akan meningkatkan aliran darah, termasuk menuju hidung. Membran mukosa di area tersebut kemudian mengalami pembengkakan sehingga hidung Anda tersumbat.

    Kondisi ini dapat bertambah parah saat Anda terpapar pemicu seperti cuaca dingin. Jika gejala yang Anda alami tidak disertai dengan bersin atau mata gatal dan berair, maka Anda mungkin hanya mengalami hidung tersumbat dan bukan alergi.

    Pin It