• Jenis Penyakit Kelamin Menular Trikomoniasis

    Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit bernama Trichomonas vaginalis (TV). Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit kelamin yang paling sering terjadi. Infeksi ini tidak fatal, tetapi dapat memicu komplikasi, seperti ketidaksuburan, infeksi jaringan kulit vagina pada wanita.

    Trikomoniasis dapat menyerang pria dan wanita, namun wanita muda yang aktif secara seksual lebih rentan tertular, karena penyakit ini menular melalui hubungan intim. Meski dapat diobati, trikomoniasis membuat tidak nyaman dan dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

    Deteksi dini adalah cara terbaik untuk mengendalikan penyakit dan mendapatkan bantuan medis yang tepat. Bagi wanita, dengan mengetahui gejalanya dapat memastikan perawatan yang tepat dan cepat.

    Apa saja gejala trikomoniasis?

    Trikomoniasis sering kali tidak memiliki gejala yang dirasakan. Center For Disease Control and Prevention melaporkan bahwa hanya 30 persen orang dengan trikomoniasis melaporkan memiliki gejala.

    Dalam sebuah penelitian, 85 persen wanita yang terkena dampak tidak memiliki gejala apapun. Gejala tersebut umumnya akan muncul pada hari kelima hingga ke-28 setelah terinfeksi. Meski demikian, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi parasit ini sehingga tidak melakukan perawatan apa pun.

    Jika Anda mengalami salah satu gejala yang disebutkan ini dan gejalanya semakin parah, segera periksakan dengan dokter Anda.

    1. Keputihan yang tidak biasa

    Salah satu gejala pertama trikomoniasis pada wanita adalah keputihan yang tidak seperti biasanya, karena cairan vagina yang muncul bisa berkisar dari tekstur lembut hingga sedikit berbusa. Warnanya biasanya kuning, hijau atau abu-abu. Gejala ini umumnya muncul dalam waktu seminggu setelah terpapar.

    2. Vagina gatal

    Wanita dengan trikomoniasis mungkin juga mengalami gatal di dalam dan sekitar vagina. Rasa gatal muncul sesekali dan menyebar luas. Rasa gatal bahkan bisa terjadi di lipatan labia (bibir vagina).

    3. Vagina berbau

    Bau pada vagina yang terinfeksi trikomoniasis, biasanya berkembang dari yang ringan sampai kuat. Bau yang timbul seperti bau amis dan busuk, terutama setelah mandi atau mencuci area genital.

    4. Vagina iritasi atau luka

    Jika daerah vagina Anda terasa gatal yang berlebihan dan Anda menggaruknya, ini bisa menyebabkan radang atau luka terbuka yang menyakitkan dan mungkin sulit untuk disembuhkan. Pada kondisi yang lebih lanjut, trikomoniasis bisa timbul seperti benjolan merah di bawah kulit. Ini bisa membuat daerah vagina Anda semakin gatal, tapi Anda harus berusaha menahan diri untuk tidak menggaruk.

    5. Nyeri perut bawah

    Jika trikomoniasis sudah masuk dalam stadium lanjut, biasanya terjadi 20 hari atau lebih setelah terpapar, benjolan merah bisa mulai menyebar di bagian dalam dinding vagina. Hal ini disebabkan oleh parasit yang semakin berkembang. Benjolan ini bisa menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan dan juga sakit perut bagian bawah. Nyeri perut ini umumnya mereda satu atau dua hari setelah perawatan.

    Pin It