• Komplikasi, Pengobatan dan Pencegahan Diare

    Kondisi ini jika diatasi dengan cepat dengan perawatan dan pengobatan yang benar, kemungkinan bisa sembuh dalam waktu beberapa hari. Namun jika tidak ditangani dan didiamkan begitu saja, ini akan menyebabkan diare kronis dengan risiko berikut:

    1. Kehilangan banyak nutrisi

    Diare yang kronis dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi. Pasalnya, buang air berlebih dalam waktu lebih dari sebulan bisa menyebabkan tubuh Anda kehilangan terlalu banyak cairan. 

    Selain cairan, Anda juga bisa kehilangan vitamin, mineral, protein, dan lemak ketika terkena kondisi ini. Diare kronis juga dapat menurunkan berat badan jika tubuh Anda tidak menyerap cukup karbohidrat dan kalori dari makanan yang Anda makan.

    2. Perdarahan dan iritasi

    Diare kronis dapat menyebabkan iritasi pada usus besar atau rektum. Iritasi bisa berupa luka yang menyebabkan jaringan di usus rapuh. Iritasi ini juga dapat membuat perdarahan di usus maupun pada feses yang keluar. 

    3. Dehidrasi

    Ketika Anda sedang buang-buang air, Anda dapat mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh.

    Dehidrasi ringan dapat mudah diatasi dengan memperbanyak asupan cairan. Baik dari air putih, oralit, atau makanan berkuah.

    Namun, diare kronis dapat menyebabkan dehidrasi parah yang mengakibatkan penurunan volume urin, urin gelap, kelelahan, sakit kepala ringan, dan tekanan darah rendah. 

    Pengobatan di Rumah dan Pencegahan

    Apa saja gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare?

    Hindari makanan penyebab diare

    Selama masih mencret, hindari makanan dan minuman yang dapat memperburuk kondisi Anda. Berikut adalah makanan dan minuman yang harus Anda hindari saat diare:

    • Minuman dan makanan yang terbuat dari susu
    • Makanan berat, berlemak, berminyak, dan pedas
    • Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan cola

    Bagaimana cara mencegah diare?

    Diare dapat menyerang saja apabila Anda tidak menjaga kebersihan dari diri sendiri. Akan tetapi, wisatawan yang bepergian ke daerah dengan fasilitas sanitasi buruk dan makanan rentan terkontaminasi lebih berisiko mengalami kondisi ini. 

    Untuk mengurangi risiko diare saat liburan, ikuti beberapa tips ini:

    • Perhatikan apa yang Anda makan. Makanlah makanan yang masih panas dan dimasak dengan baik. Hindari buah dan sayuran mentah kecuali Anda yang mencuci dan mengupasnya sendiri. Hindari juga daging mentah atau kurang matang dan makanan yang terbuat olahan susu.
    • Perhatikan apa yang Anda minum. Minum air dari air, soda, bir atau anggur kemasan atau yang disajikan dalam wadah aslinya. Hindari air keran dan es batu selama bepergian. Gunakan air kemasan bahkan untuk menyikat gigi dan tutup mulut Anda saat Anda mandi.
    • Minuman yang dibuat dengan air matang, seperti kopi dan teh, mungkin aman untuk dikonsumsi saat bepergian. Namun ingat bahwa alkohol dan kafein dapat memperburuk diare dan memperburuk dehidrasi.
    Pin It