• Kutu Kemaluan : Gejala, Tanda dan Pencegahan

     

    Kutu kemaluan, juga disebut crabs, adalah kondisi yang terjadi saat Anda memiliki serangga berukuran sangat kecil yang berada di kelamin Anda. Ada 3 tipe kutu yang menyerang manusia:

    • Pediculus humanus capitis: kutu kepala
    • Pediculus humanus corporis: kutu tubuh
    • Phthirus pubis: kutu kelamin

    Kutu mengisap darah manusia dan menyebabkan rasa gatal yang intens pada area tertentu. Kutu kelamin biasanya hidup di rambut kemaluan dan menyebar melalui kontak seksual. Pada beberapa kasus langka, kutu dapat ditemukan di bulu mata, bulu ketiak, dan rambut pada wajah. Kutu rambut kemaluan sering kali berukuran lebih kecil dari kutu tubuh dan kutu kepala (kutu rambut).

    Seberapa umum seseorang dapat terkena kutu kemaluan?

    Kutu rambut kemaluan lebih banyak ditemukan pada orang yang memiliki infeksi seksual menular. Namun, kondisi ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor-faktor risikonya. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

    Tanda dan Gejala Kutu Kemaluan

    Pasien dengan kutu rambut kemaluan sering kali mengalami gatal pada area kelamin atau anus pada 5 hari setelah munculnya kutu. Di malam hari, rasa gatal yang muncul akan terasa lebih intens.

    Gejala Kutu Kemaluan

    Gejala akibat kutu kemaluan biasanya mulai muncul setelah 1-3 minggu kutu menempati area tubuh. Gejala akibat keberadaan kutu kemaluan adalah:

    • Gejala awal ditandai dengan rasa gatal pada kulit akibat reaksi , dan memburuk saat malam hari. Hal ini karena saat malam hari kutu kemaluan aktif menghisap darah manusia.
    • Bintik kecil berwarna merah kebiruan pada kulit bekas gigitan.
    • Terdapat bintik cokelat pada pakaian dalam, yang merupakan kotoran kutu kemaluan.
    • Terlihat telor kutu atau kutu pada rambut-rambut tersebut.
    • Demam.
    • Peradangan dan iritasi akibat digaruk.
    • Peradangan pada mata, jika infeksi kutu kemaluan terdapat pada bulu mata atau alis.

    Komplikasi Kutu Kemaluan

    Iritasi kulit akibat seringnya menggaruk area yang didiami kutu kemaluan berisiko menimbulkan impetigo atau bisul akibat paparan bakteri. Peradangan kelopak mata (blefaritis) atau konjungtiva (konjungtivitis) juga dapat terjadi jika kutu kemaluan mendiami bulu mata. Segera temui dokter untuk memeriksakan kondisi ini.

    Pencegahan Kutu Kemaluan

    Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi penularan infeksi kutu kemaluan:

    • Hindari berbagi pakai handuk, pakaian, atau seprai dengan orang yang terinfeksi kutu kemaluan.
    • Jika terdiagnosis menderita infeksi parasit ini, ajak anggota keluarga dan pasangan untuk memeriksakan diri juga ke dokter.
    • Sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan telah sembuh oleh dokter.

    Diagnosis

    Diagnosis dan perawatan dini dapat mencegah kondisi ini memburuk juga mencegah terjadinya kondisi medis darurat lainnya. Untuk itu, segera bicara dengan dokter segera untuk menangani kondisi ini.

    Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

    Pin It