• Pengertian dan Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

    Demam berdarah dengue atau biasa disingkat DBD adalah penyakit menular akibat virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. DBD dulu sempat disebut penyakit “break-bone” karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot yang membuat tulang terasa retak.

    DBD taraf awal menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Sementara demam berdarah yang parah, juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever (demam dengue), dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.

    Penyakit akibat gigitan nyamuk ini paling sering menyerang di area tropis dan subtropis, selama musim hujan dan setelah musim hujan:

    • Afrika
    • Asia Tenggara dan Tiongkok
    • India
    • Timur Tengah
    • Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan
    • Australia, Pasifik Selatan dan Pasifik Tengah

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus demam berdarah di seluruh dunia meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Diperkirakan ada sekitar 50-100 juta kasus demam berdarah setiap tahun, dan sekitar setengah dari populasi manusia di dunia berisiko terkena penyakit ini.

    Tanda-tanda & gejala DBD

    Terdapat 3 jenis demam dengue, demam berdarah dengue, dan dengue shock syndrome. Berikut adalah penjelasannya:

    Demam dengue

    Gejala demam dengue klasik biasanya diawali dengan demam tinggi (>40 ºCelsius) selama 4-7 hari setelah digigit nyamuk, serta:

    • Sakit kepala parah
    • Nyeri pada bagian belakang mata
    • Nyeri otot dan sendi parah
    • Mual dan muntah
    • Ruam

    Ruam mungkin muncul di seluruh tubuh 3 sampai 4 hari setelah demam, kemudian berkurang setelah 1 hingga 2 hari. Anda mungkin mengalami ruam kedua beberapa hari kemudian.

    Demam berdarah dengue (Dengue hemorrhagic fever)

    Gejala dari dengue hemorrhagic fever meliputi semua gejala dari demam dengue, ditambah:

    • Muntah terus menerus
    • Sakit perut parah
    • Sulit bernapas setelah demam awal mereda
    • Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening
    • Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit, menyebabkan memar berwarna keunguan

    Selama 24 hingga 48 jam kedepan, kapiler darah di seluruh tubuh mulai bocor. Komponen darah yang bocor dapat mengalir dan membanjiri rongga perut (peritoneum) dan rongga paru-paru.

    Perdarahan juga dapat berisiko menimbulkan kerusakan pada kelenjar getah bening dan pembesaran hati. Jenis penyakit dengue ini dapat menyebabkan kematian.

    Dengue shock syndrome

    Gejala dari dengue shock syndrome adalah yang paling parah. Gejala demam syok meliputi semua gejala dengue dan demam berdarah dengue, ditambah:

    • Kebocoran di luar pembuluh darah
    • Perdarahan parah
    • Shock (tekanan darah sangat rendah)

    Jenis penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami infeksi dengue kedua kalinya. Jenis penyakit ini seringkali berakibat fatal, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.

    Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

    Kapan saya harus periksa ke dokter?

    Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

    Pin It