• Pengobatan dan Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan

    Penyebab infeksi saluran napas atas, bronkitis, dan bronkiolitis umumnya adalah virus, dan tidak ada terapi yang spesifik untuk mengobati berbagai tipe virus yang menyerang saluran napas atas. Infeksi saluran napas atas karena virus dapat sembuh sendiri dan tidak diperlukan obat-obatan. Penderita dapat meredakan gejala infeksi saluran pernapasan dengan cara mandi air hangat, minum air hangat, berkumur dengan air garam, mengompres wajah dengan air hangat, menghindari udara dingin, banyak minum air, dan beristirahat. Dalam hal obat-obatan untuk mengurangi gejala, penderita dapat mengonsumsi obat yang dijual bebas di pasaran guna meredakan gejala infeksi saluran pernapasan, misalnya paracetamol untuk demam, atau obat batuk pilek lainnya. Jika infeksi saluran pernapasan disebabkan oleh bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik.

    Pengobatan terhadap pneumonia bertujuan untuk mengobati infeksi dan mencegah komplikasi, serta sangat tergantung dari beratnya penyakit, usia, dan riwayat kesehatan penderita. Pengobatan pun dapat dilakukan dengan perawatan di rumah sakit bila terdapat tanda seperti sesak, penurunan kesadaran dan tekanan darah, memerlukan oksigen tambahan atau alat bantu napas lainnya, penurunan fungsi ginjal, dan berusia lebih dari 65 tahun.

    Pada kasus tertentu, penanganan medis secara lebih serius diperlukan jika penderita infeksi saluran pernapasan memiliki atau mengalami kondisi tertentu, seperti:

    • Menderita penyakit paru yang sudah ada sebelumnya, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), bronkiektasis.
    • Menderita penyakit jantung, hati, atau ginjal.
    • Menderita cystic fibrosis atau multiple sclerosis.
    • Batuk yang telah berlangsung selama lebih dari tiga minggu.
    • Penurunan berat badan.
    • Nyeri pada dada.
    • Benjolan di leher.
    • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada penderita diabetes dan minum obat kortikosteroid.

    Komplikasi Infeksi Saluran Pernapasan

    Komplikasi yang umumnya timbul akibat infeksi saluran pernapasan atas adalah infeksi sekunder karena bakteri, seperti pneumonia, bronkitis, infeksi telinga tengah (otitis media), atau meningitis yang menyebar dari sinusitis. Sedangkan komplikasi yang dapat muncul akibat infeksi saluran pernapasan bawah meliputi sepsis, empiema, abses paru, dan efusi pleura.

    Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan

    Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena infeksi saluran pernapasan, di antaranya adalah:

    • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
    • Berolahraga secara teratur.
    • Berhenti merokok dan menghindari asap rokok.
    • Mengurangi tingkat stres.
    • Menghindari kontak langsung dengan penderita infeksi.
    • Mencuci tangan setelah melakukan kegiatan.
    • Selalu menutup mulut dan hidung setiap bersin atau batuk.
    • Menjaga kebersihan diri dan barang-barang di sekitar.

    Selain cara-cara tersebut, pemberian vaksin flu untuk melindungi diri dari infeksi saluran pernapasan juga dapat dilakukan, terutama pada anak-anak. Bagi ibu yang memiliki bayi, dianjurkan untuk menyusui bayinya guna membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

    Pin It