• Pengobatan Demam Berdarah (DBD) Selama Diopname di Rumah Sakit

    Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat ada sekitar 50-100 juta kasus DBD setiap tahunnya di seluruh dunia. Apabila Anda kena demam berdarah (DBD), Anda harus segera diperiksa dan diberikan obat agar tidak sampai mengalami komplikasi juga menularkannya ke orang lain.

    Pengobatan Demam Berdarah (DBD) Selama Diopname di Rumah Sakit

    Sampai saat ini belum ada satu jenis obat yang khusus dan pasti ampuh untuk mengobati demam berdarah. Jika Anda diopname di rumah sakit, dokter biasanya akan memberikan variasi lebih dari satu jenis obat untuk meredakan gejala sekaligus mencegah kondisi Anda semakin parah.

    Umumnya, metode pengobatan utama dari DBD di rumah sakit adalah dengan infus untuk menormalkan tekanan serta aliran darah. Infus juga berfungsi untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang guna mencegah risiko dehidrasi dan syok.

    Berikut adalah obat lain yang juga biasa diberikan dokter untuk menangani DBD, terlepas apakah Anda diopname atau dirawat di rumah:

    1. Paracetamol

    Acetaminophen (parasetamol) biasa digunakan untuk mengurangi demam serta meredakan nyeri sendi dan otot, lesu, juga tidak enak badan akibat penyakit ini.

    Namun, jenis obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, salisilat, serta golongan NSAID lainnya tidak boleh dipakai untuk mengobati demam berdarah. Obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko perdarahan.

    2. Transfusi trombosit

    DBD yang dibiarkan terus dapat membuat jumlah trombosit darah semakin sedikit. Transfusi trombosit bukanlah obat, melainkan metode perawatan untuk menambah jumlah keping darah selama kena demam berdarah.

    Selain itu, transfusi trombosit hanya dilakukan pada pasien yang mengalami gejala perdarahan berat, seperti mimisan yang tidak bisa berhenti dan buang air besar berdarah. Bila tidak terjadi perdarahan maka transfusi trombosit tidak dibutuhkan.

    Pin It