• Penyebab Seseorang Alami Autoimun

    Ketika serangan sistem kekebalan tubuh sel-sel sehat dalam tubuh oleh salah satu untuk mengklasifikasikan sel, sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh, yang disebut kondisi autoimun.

    Sistem kekebalan tubuh biasanya bertindak sebagai pelindung tubuh terhadap virus, bakteri dan berbagai ancaman dari luar untuk menjaga tubuh bekerja secara normal. Biasanya, sistem kekebalan tubuh dapat berarti bahwa sel-sel dalam tubuh dan mana sel-sel asing.

    Apa yang menyebabkan seseorang mengalami suatu penyakit autoimun?

    Sebuah studi pada tahun 2014 menunjukkan, perempuan lebih rentan terhadap penyakit pada sistem kekebalan tubuh. Dengan rasio 2: 1, atau sekitar 6,4% dari wanita dan 2,7% pria. penyakit autoimun tertentu seperti multiple sclerosis dan lupus diturunkan karena sejarah keluarga.

    Dokter tidak tahu persis apa yang menyebabkan seseorang menderita perubahan dalam sistem kekebalan tubuh. Namun, para peneliti menduga faktor-faktor seperti faktor keturunan, pola makan dan lingkungan yang dapat menyebabkan kondisi ini.

    penyakit autoimun dan gejala umum

    • Type 1
    • rheumatoid arthritis (rematik)
    • Lupus
    • Psoriasis
    • Radang usus
    • Multiple Sclerosis

    Gejala awal penyakit autoimun memiliki kemiripin antara satu dan yang lainnya. Di antara mereka mereka merasa seperti biasa, nyeri otot kelelahan, pembengkakan dan kemerahan terjadi di beberapa bagian tubuh.

    gaya hidup bagi orang-orang dengan autoimun Anda dapat mulai mempertimbangkan perubahan gaya hidup agar tetap dapat melakukan aktivitas normal meskipun penderitaan autoimun. Harap dicatat, tidak ada pengobatan untuk pulih dari penyakit ini.

    Mulai mengatur pola makan

    Makanan sehat tentu mengandung gizi dan nutrisi yang lebih baik. Nutrisi yang baik dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan meringankan gejala autoimun. Makanan dengan kandungan rendah lemak yang seimbang sangat direkomendasikan.

    Usahakan untuk melengkapi menu makanan Anda dengan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan juga makanan yang tinggi kalsium. Lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai perubahan pola makan agar sesuai dengan penyakit yang diderita.

    Olahraga secara teratur

    Olahraga sangat vital bagi kesehatan tubuh luar maupun dalam. Anda setidaknya perlu berolahraga 30 menit setiap hari atau setidaknya 5-6 hari dalam seminggu. Jangan lupa untuk menanyakan pada dokter gerakan apa saja yang diperbolehkan dan aman bagi Anda.

    Mengatur stres

    Lakukan kegitan atau hobi yang dapat membantu mengurangi stres. Beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan sepeti yoga, meditasi, dan masih banyak lagi. Jika memiliki hobi, Anda dijamin tidak akan kesulitan untuk meredakan stres.

    Tidur yang cukup

    Ketika Anda tidak mendapatkan durasi tidur yang cukup, hal ini akan mengakibatkan tubuh tidak dalam kondisi terbaik. Meningkatnya stres adalah salah satu contoh dari kurang tidur. Stres dapat mengikabatkan berbagai masalah pada tubuh dan satu di antaranya adalah autoimun.

    Targetkan untuk setidaknya mendapatkan waktu tidur selama tujuh jam setiap malam agar pikiran dapat kembali segar dan tubuh bisa memperbaiki kerusakan jaringan yang terjadi selama Anda beraktivitas.

    Mengatur waktu lebih baik

    Kelelahan merupakan gejala sekaligus penyebab dari autoimun yang sering terjadi. Ketika merasa bugar, seseorang biasanya langsung melakukan semua pekerjaan dalam waktu sesingkat mungkin. Padahal hal ini dapat membuat Anda semakin kelelahan.

    Pin It